Minggu, 26 Oktober 2014

Me, Bakers v.s Third Grade

Dulu, waktu kita2 masih "pelatihan organisasi", sering ngeliat anak2 RE (angkatan sebelum ane) ngelatih sambil bawa2 buku. Mulai dari buku agama, biologi, fisika, mate sampe buku sunda. Dalam hati ane mikir, "emang segitu susahnya ya kelas 12?". Kenapa mikir gitu? Soalnya selama kelas 10 dan awal2 kelas 11 berasa belajar tuh lenggang. Bahkan bisa dianggap "belajar itu bisa kapan aja, ekskul cuman bisa sekarang. Jd urusin ekskul dulu aja".

Naik kelas 12, ternyata bener2 salah pemikiran ane. It's totally wrong. Baru minggu pertama, udah disuruh bikin buku yg macem2. Terutama B.Indo.. Buku harus bersampul polos, pake label di ujung kanan atas dengan format nama kelas dan tulisan "bahasa indonesia" trus harus buku sidu ukuran kecil 58 halaman.  Yg bikin "unik" bukunya terdiri dari 2 buku yg disatuin trus dan di hekter.

Selain pelajaran, kelas 12 juga punya tanggung jawab buat ngelatih anak baru dan adek kelas sama seperti waktu kelas 11 dulu. Masa pelatihan tahun ini di buat berbeda. Cuman boleh 1 bulan dari yg biasanya 2 bulan.. Otomatis materi yg Dari dulu di rancang buat 2 bulan harus di rombak ulang dan di padetin jd satu bulan. Semua organisasi dan semi organisasi memadatkan materi2nya kecuali pandawa. Pandawa ga bisa memangkas materi2nya jd terpaksa cara penyampaiannya yg di ubah.

Banyak hal yg terjadi selama awal kelas 12. Dan hal2 tersebut bakal terus bertambah seiring berjalannya waktu ane sama bakers di kelas 12..

Tapi apapun itu, kalau bisa membuat diri kita berubah menjadi lebih baik, kenapa enggak?

Btw, sahabat ane akhirnya bisa satu sekolah lagi setelah sekian lama ga ketemu. Nanti ane bahas ya di past berikutnya :D

Salam ganteng,
lafazza

Rabu, 19 Maret 2014

Perjalanan Impian

Kuceritakan kisahku..

Namaku Jambore. Aku adalah sebuah impian sederhana. Aku terlahir saat pertama kali "majikan"ku masuk SMA. Aku bukanlah impian yang banyak terlahir dari banyak orang di sekolahnya, bahkan mungkin hanya majikanku saja yang mau melahirkan impian sepertiku. Saat majikanku pertama kali memperkenalkanku di depan senior-seniornya, mereka sedikit terkejut dan berkata, "itu hanya untuk anak SMP". Aku dapat melihat bagaimana raut muka majikanku saat dibilang seperti itu, bukan raut muka malu, sedih ataupun marah. Tapi raut muka yang ingin membuktikan bahwa orang itu salah dan dia yang benar.

Ternyata, tidak sampai disitu. Adikku yang bernama Seni Islam pun mengalami nasib yang sama denganku, bahkan lebih dari diriku. Saat majikanku mengenalkan adikku pada seniornya, mereka mengomentari dan bahkan menyalah pahami adikku. Mereka berkata bahwa adikku tidak sepantasnya muncul karena adikku tidak pernah digunakan untuk berdakwah oleh Rasulullah SAW dahulu. Saat itu majikanku tidak terlalu luas pikirannya sehingga tidak dapat mempertahankan adikku di depan seniornya. Tapi, sama seperti yang terjadi padaku, majikanku tidak menyerah dan dengan raut muka yang yakin bahwa dia benar dan akan membuktikannya suatu saat nanti.

beberapa bulan kemudian, majikanku mendapat kesempatan dengan teman-temannya untuk memunculkan kembali adikku. Walaupun hanya memperkenalkan wajahnya saja, majikanku sudah sangat senang. Namun, majikanku tidak dapat memperkenalkan adikku dalam waktu lama. beberapa bulan kemudian majikanku dengan teman-temannya mundur karena alasan internal..

Hampir satu tahun majikanku menyembunyikanku di dalam ingatan terdalamnya..

Satu tahun setelah majikanku memperkenalkanku, majikanku akhirnya menemukan jalan untuk membawaku menjadi kenyataan dan membuktikan bahwa dia benar. beberapa minggu kemudian, majikanku mendapat kesempatan besar untuk membuat jalan bagi adikku juga. Tapi, majikanku tidak ingin membuat kesalahan yang sama seperti saat memperkenalkan wajah adikku. Kali ini dia tidak akan berhenti.

Oktober tahun itu, majikanku berjuang untuk dapat membuatku menjadi kenyataan. Hingga akhirnya, satu bulan setelah itu pintu itu terbuka untukku..

Aku melangkah keluar dari dunia impian menuju dunia nyata. Perlu pengorbanan luar biasa bagi majikanku untuk dapaat mengeluarkanku. Tapi, baginya itu tidak masalah. Karena akhirnya Aku, sebuah impian yang dulu ia ciptakan, mejadi sebuah kenyataan. Aku terharu melihatnya tersenyum lebar, menggapai impiannya bersama teman-teman barunya.

Sekarang tinggal adikku.. Semoga adikku dapat merasakan apa yang aku rasakan dan membuat majikanku tersenyum seperti saat dia membebaskanku. Amiin :)

by: lafazza

Senin, 30 Desember 2013

the spark and the lamp 3

" "
--------------

There is a small spark, within a Burning Forest.
Despite the fiery rage, you only see that speck of spark
Its flickers and its warmth

Dazzling the eyes and warming the hands
But beware oh human! Don't get too close,
You'll get burnt!
Don't watch it too long,
It'll burn your retina
It'll make you dizzy
Doesn't mean you can't near it,
Therefore you'll freeze and break without it...

Oh! It's okay oh human!
Prepare a vessel! Prepare a lamp!
Then keep the spark!
Light the lamp...

22/Nov/13

Royyan A. Dzaki

the spark and the lamp 2

"The Lamp and The Spark"
-----------------------

Until it's fully made,
a glass lamp needs to be molded and  stamped on,
it needs time to heat it and shape it,
it needs time to decorate it, and fill it up with oil,
it needs... Patience

Until the time comes, wait patiently and continue on crafting.
Don't spoil the design before it's done
Don't show the mold before it's cold
Don't let others touch it and break it

At the end,
When it's finished,
You can light it up, with the small spark
You found in the burning forest

22/Nov/13

Royyan A. Dzaki

The Spark and the Lamp

"The Spark and The Lamp"
-----------------------

A small spark
Don't get too close...
...you'll get burnt
Don't leave it unprotected...
...it'll die
From the raging winter winds
From the roaring rain
From the freezing chilling air

It's just a small spark...
...within a burning forest
It's just a small spark...
...it might not be yours to keep
But if it is...
...Be its lamp

22/Nov/13

Royyan A. Dzaki

Minggu, 29 Desember 2013

Konser musik mulut 101 Cinta dari Jogja

Kota Pelajar ataupun kota Gudeg. Nama itu mungkin sudah tidak asing lagi. Sebuah nama yang hanya diperuntukkan untuk sebuah daerah istimewa yang sarat dengan keraton, tidak lain adalah: Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kali ini, kita fornusa pusat bakal ngebolang ke Jogja.Soalnya naggung kalo langsung balik habis dari Jateng. Kita dipandu sama temen kita waktu di Munas dulu. Namanya Mufid. Selain jadi guide, dia juga jadi translator kita soalnya gaada satupun dari kita yang bisa bahasa jawa. paling Fakhri bisa dikit-dikit. Perjalanannya lumayan. Dari salatiga ke solo trus baru lanjut ke Jogja dan itu makan waktu 4 jam lebih.

Nyampe Jogja kita ketemuan sama ketua-ketua rohis di Jogja. Cuman perkenalan singkat aja sih soalnya kita mau ke Konser nasyid di Taman Budaya Yogyakarta (yuhuuuuu!! \^^/). Kita tuh udah kayak penjilat.. Perjalanan ke Jogja dibayarin,makan siang disediain, nah sekarang tiket konser juga dibayarin. Mana dibeliinnya tiket silver pula (-______-). Pas nyampe ke TBY, kita kayak tamu kehormatan. Langsung disambut sama panitia konser yang kebetulan terdiri dari anggota ROHIS dan CAKEP. Trus kita juga ketemu sama pembina kita, Bang Gumi sama Dr. Andi.

Rasanya kangen juga.. kita udah satu semester ga ketemu Dr. Andi sejak dilantik di Munas. Tapi setelah foto" Dr. Andi langsung bilang gini 'Bapak pamit dulu ya. Mau ada acara'. Bapaaaaaakk!!!! Kita sudah lama tidak bertemu, berkomunikasi hanya lewat WA, bahkan bapak hanya aktif pas awal" dibentuk Fornusa. Tapi ketika kita dipertemukan kembali oleh Allah, kita hanya foto", salaman trus pamit??!! (T___T)

Nah... kita lanjut. Konsernya mulai jam 5. Pas masuk udah kayak bioskop yang harga tiketnya gocengan. Bedanya disini dingin. Diluar dugaan.... NASYIDNYA KEREEEEENNN!!! Munsyidnya tuh semua dari Asosiasi Nasyid Nusantara DIY. Trus nasyid yang dibawa bukan kayak nasyid yang biasa kita denger kalo ada perlombaan gitu, tapi aransemen semua. Mulai dari Tanah Air, Indonesia Pusaka, Bendera sampe lagu Ungu. Trus bintang tamunya: FATIH Nasyid (kyaaaaaaa >.<)

Beres dari Konser, kita niatnya pengen ke Malioboro. Tapi kita kecapean. Jadi mungkin besok pagi. Sekalian ngobrol lebih lanjut sama Rohis Jogja. Kita menginap di Kantor DPW PKS Yogyakarta. Konon, kamar yang kita tempatin sekarang tuh adalah kamar favorit Anis Matta kalo singgah di Jogja. Satu lagi tempat singgah fenomenal siap DIGOYANG!!

Baca lanjutannya besok ya ^^

by: lafazza

Bagadang demi Jawa Tengah

Perjalanan berlanjut lagi ^^

Setelah puas ngeporak-poranda rumah wakil DPR RI, kita ngelanjutin perjalanan ke Jateng. Biasa laah.. jadi orang terkenal itu harus rela jalan jauh (SOMBONG TINGKAT AKUT!!!). Jawa Tengah mau ngadain musyawarah wilayah buat ngebentuk kepengurusan FORNUSA di provinsi jawa tengah. Ana, zain, wafda dan fakhri (temen ana yang lain. Anggota fornusa pusat dari jateng), nebeng mobil salah seorang temen pembina yang kebetulan juga searah dengan kami. Perjalanan ke Jateng kira" 15 jam (06.30-21.30) termasuk makan, rest area dan nyasar :3. Tempat Muswilnya di sebuah pesantren muda (penilaian pribadi) benama Nurul Islam. Kita dikasih kamar asrama sederhana di bagian belakang pesantren *flashback kehidupan pesantren*.

Besoknya kita dikasih waktu kosong sampe ashar. Kita keliling-keliling pesantren ngeliat-liat, ketemu sama panitia, tidur..... trus nyari laundry karena baju udah pada kotor semua. Setelah ashar, kita pembukaan musyawarah wilayah. isinya yaaa.. kayak pembukaan acara biasa. Mulai dari pembukaan itulah, perjalanan menuju terbentuknya FORNUSA Jawa Tengah dimulai. Perjuangaaaannn!!!!

Ternyata ROHIS yang menjadi utusan ke muswil tidak banyak yang mengetahui bagaimana sidang pembentukan organisasi berlangsung. Makanya, kita berempat bertuhgas buat ngebimbing. Gak mudah buat menjadi pembimbing sekaligus panitia Muswil. Kita harus banyak koordinasi, membimbing para peserta biar ga melenceng dari topik sidang, memberikan masukan dan sebagainya. Tapi semua perjuangan itu membuahkan hasil manis. sekitar jam 02.13 (gilaaa!!!) dini hari, AD ART dan ketua serta Formatur.

Tapi, perjalanan masih berlanjut kawan.. Habis ini, Kota Pelajar akan kami taklukan!!
SEMANGAAAAT!!!

by: lafazza